PKK Blado Kulon Gelar Sosialisasi Bela Negara Kegiatan Edukasi Tingkatkan Nasionalisme Perempuan Desa
1 tahun yang lalu |
admin |
Dibaca 204 Kali
Blado Kulon – Dalam upaya menanamkan semangat nasionalisme dan meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya peran serta dalam mempertahankan kedaulatan negara, Tim Penggerak PKK Desa Blado Kulon menggelar Sosialisasi Bela Negara di Balai Desa Blado Kulon, Kamis (22/8).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB tersebut dihadiri oleh puluhan anggota PKK, Kepala Desa Blado Kulon, serta narasumber dari unsur TNI dan tokoh masyarakat yang berkompeten di bidang ketahanan nasional.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Blado Kulon, Bapak Bawon, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menekankan pentingnya peran perempuan, khususnya para ibu rumah tangga, dalam membangun ketahanan keluarga sebagai benteng pertama bela negara.
“Bela negara bukan hanya tugas aparat, tapi kewajiban seluruh elemen masyarakat. Melalui kegiatan ini, saya berharap para anggota PKK bisa menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing,” ujarnya.
Sementara itu, narasumber dari Koramil, M. Yusuf , menjelaskan konsep dasar bela negara yang mencakup cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, serta kesediaan berkorban demi bangsa dan negara.
Dalam pemaparannya, ia juga menekankan pentingnya peran ibu-ibu dalam mendidik generasi muda agar memiliki jiwa nasionalisme sejak dini.
“Perempuan memiliki posisi strategis dalam bela negara. Mulai dari mendidik anak, menjaga ketahanan pangan keluarga, hingga berperan aktif dalam kegiatan sosial masyarakat,” jelasnya.
Sosialisasi berlangsung interaktif, dengan sesi tanya jawab yang cukup antusias dari peserta. Di akhir acara, seluruh peserta menyanyikan lagu “Padamu Negeri” sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga keutuhan NKRI.
Ketua PKK Desa Blado Kulon, Ibu Yuliani berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan diperluas cakupannya ke berbagai lapisan masyarakat.
“Semoga kegiatan ini bisa menjadi langkah awal membentuk masyarakat desa yang sadar dan siap bela negara, tidak hanya dalam wacana tapi juga dalam tindakan nyata,” pungkasnya.