Berita >> Desa Blado Kulon Raih Predikat Desa Mandiri Dua Tahun Berturut-turut
Desa Blado Kulon Raih Predikat Desa Mandiri Dua Tahun Berturut-turut
TEGALSIWALAN, PROBOLINGGO – Desa Blado Kulon, Kecamatan Tegalsiwalan, kembali menorehkan prestasi membanggakan. Untuk kedua kalinya secara berturut-turut, desa ini berhasil mempertahankan predikat sebagai Desa Mandiri, status tertinggi dalam klasifikasi Indeks Desa Membangun (IDM) yang ditetapkan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT).
Pencapaian ini menjadi bukti nyata keberhasilan tata kelola pemerintahan desa dan kuatnya sinergi antara pemerintah desa, lembaga desa, serta seluruh lapisan masyarakat dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan.
Melampaui Target, Menjaga Kualitas
Status Desa Mandiri bukanlah hal yang mudah didapat. Penilaian ini didasarkan pada tiga indikator utama, yaitu Indeks Ketahanan Sosial, Indeks Ketahanan Ekonomi, dan Indeks Ketahanan Lingkungan. Desa Blado Kulon dinilai berhasil menunjukkan performa unggul dalam pemenuhan sarana prasarana, pelayanan publik, hingga penguatan ekonomi lokal.
"Kami sangat bersyukur dan bangga atas capaian ini. Mempertahankan itu jauh lebih sulit daripada meraih. Predikat Desa Mandiri dua tahun berturut-turut ini adalah buah dari kerja keras kolektif seluruh perangkat desa dan dukungan penuh warga Blado Kulon," ujar Kepala Desa Blado Kulon dalam pernyataannya.
Inovasi dan Pelayanan Publik
Keberhasilan Desa Blado Kulon tidak lepas dari berbagai inovasi yang dijalankan. Beberapa faktor kunci yang mendorong bertahannya status mandiri ini antara lain:
Transparansi Anggaran: Pengelolaan dana desa yang akuntabel dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.
Peningkatan Kapasitas SDM: Rutinnya kegiatan peningkatan kapasitas bagi aparatur desa dan kader kesehatan (ILP) untuk memastikan pelayanan masyarakat tetap prima.
Ketahanan Ekonomi: Penguatan sektor usaha kecil dan menengah (UMKM) serta optimalisasi potensi desa untuk meningkatkan taraf hidup warga.
Integrasi Layanan Primer (ILP): Komitmen dalam bidang kesehatan dengan mengaktifkan posyandu terintegrasi yang memudahkan akses kesehatan bagi seluruh usia.

Dukungan Kecamatan dan Kabupaten
Camat Tegalsiwalan memberikan apresiasi tinggi terhadap prestasi ini. Menurutnya, Desa Blado Kulon kini menjadi salah satu role model atau percontohan bagi desa-desa lain di wilayah Kecamatan Tegalsiwalan dalam hal efektivitas pembangunan dan kemandirian desa.
Dengan diraihnya penghargaan ini selama dua tahun berturut-turut, Pemerintah Kabupaten Probolinggo berharap Desa Blado Kulon tidak cepat berpuas diri. Tantangan ke depan adalah bagaimana status "Mandiri" ini benar-benar berdampak pada hilangnya angka kemiskinan ekstrem dan terciptanya kesejahteraan yang merata bagi seluruh penduduk desa.
Harapan ke Depan
Penghargaan ini diharapkan menjadi pemacu semangat bagi seluruh perangkat desa untuk terus berinovasi. Fokus ke depan adalah digitalisasi layanan desa dan penguatan sektor ketahanan pangan untuk menghadapi tantangan global dari tingkat desa.
Blado Kulon tidak hanya mandiri dalam status, tetapi juga mandiri dalam aksi.
Kegiatan Desa